Tampilkan postingan dengan label KSM PATEH BANGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KSM PATEH BANGI. Tampilkan semua postingan

Tertunda lagi



pemupukkan dolomit KSM PB
Sudah tiga kali anggota Kelompok Swadaya Masyarakat Pateh Banggi (KSM PB) telah menunda pertemuan monitoring Rencana Kerja 3 bulanan untuk Febuari– Maret-April dan merencanakan kegiatan rencana kerja (RK) 3 bulan berikutnya , penundaan ini terjadi dikarenakan pada pertemuan pertama pengurus tidak ada ditempat, pertemuan kedua alasan yang sama, pertemuan ketiga pengurus dan anggota  terlibat menjadi Tim Sukses berkampanye politik pilkades di Desanya. Kondisi ini membuat fasilitator harus menjadwal ulang kembali bersama KSM PB perihal kegiatan tersebut, menururt rencananya mau dilaksanakan pada hari Minggu ketiga Mei 2013,  dan diharapkan tidak berbenturan lagi dan para tim suksespun sudah kembali menjadi normal dengan kegiatannya masing-masing. Momen pesta demokrasi Desa Merawa benar-benar menyita perhatian seluruh warga masyarakat Desa Merawa, terlebih khusus anggota KSM PB yang kebetulan berada di wilayah Dusun Mengkaka yang letak geografisnya tidak jauh dengan residen Kepala Desa incumbent.
Fasilitator adiyanto membantu memfasilitasi KSM B
Sayangnya di KSM PB keseriusan dukungan kepada calon kepala desa tidak terorganisir dan terkonsolidasi dengan baik sehingga menimbulkan faksi-faksi pendukung lebih dari satu calon.  (PA)

Lokarya peraturan dusun Mengkaka

Ketua KSM menjelaskan kajian akar masalah 
Bertempat di Gedung Gereja Santo Fransiskus Xaverius,  07 Maret 2013, pukul 08.00 sampai dengan pukul 12.30 Dusun Mengkaka telah dilaksanakan Lokakarya Peraturan Dusun tentang pengaturan dan penertiban ternak liar, kegiatan dihadiri 101 orang (75 orang laki-laki dan 26 perempuan). Difasilitasi oleh staf Caritas Keuskupan Ketapang (Petrus Apin) didampingi  Kepala Desa Merawa (Julianus Ajun). Metode Lokakarya dengan menyampaikan  pernyataan masalah dan latar belakang kenapa harus membuat perdus oleh Kepala Dusun Mengkaka (Sutianto Tie) disusul Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat Pateh Banggi (Riswandi Lenong) dengan argument hasil Study Kelayakan Livelihood Partisipatifnya (SKLP). Kepala Desa menyampaikan dukungannya melalui kata sambutan. Peserta memulai membentuk kelompok untuk berdiskusi membahas 4 pertanyaan pokok dipandu oleh fasilitator (tujuan membuat perdus penertiban ternak di Dusun Mengkaka, ternak apa saja yang akan ditertibkan, bagaimana cara menertibkannya, apa sanksi bagi warga yang melanggar). Diskusi  sangat alot karena melibatkan seluruh lapisan masyarakat tua muda, tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat, masing-masing kelompok diskusi langsusng dipimpin oleh ketua RT nya. Hasil diskusi diplenokan dan membuahkan kata kesepakatan berupa draft tertulis peraturan dusun tentang penertiban ternak. (AP)

Penyuluhan UKS (SDN Sei Bansi)

Suasana penyuluhan UKS
Bertempat di gedung Sekolah Dasar Negeri 09 Mengkaka, 12/02/2013 telah dilaksanakan Penyuluhan Usaha Kesehatan Anak Sekolah (UKS), pembawa materi adalah seorang Kepala Puskesmas Kecamatan Simpang Hulu didampingi seorang perawat (ibu Sinta Paulina), peserta yang hadir selain ….orang anak-anak, juga hadir kepala Desa Merawa, Kepala Dusun Mengkaka, 6 orang guru, kepala sekolahnya, ketua dan sekretaris KSM PB dan beberapa orang anggota masyarakat turut serta mendengarkan penyuluhan UKS tentang bagaimana anak-anak menjadi remaja yang sehat dan berprestasi serta menjauhi narkoba dan pergaulan yang tidak sehat. (PA)
 
 
Dua orang anak penderita rabun mata dan lutut bengkak mendapatkan perhatian dari kepala puskesmas saat penyuluhan UKS.

cek mata oleh kepala puskesmas

KSM PB dapat 22 Cangkul

Serah terima cangkul kepada ketua KSM PB
Berkat loby pak Lenong kepada ibu camat Simpang Dua ketika menghadiri undangan peletakan batu pertama pembangunan Gereja dimanfaatkan berdialog soal karet dan kekurangan alat cangkul membuat ibu camat tertarik membantu. 26 Febuari 2013 tepat pukul 14.00 di lahan bersama tempat belajar Sekolah Lapang Budi Daya Karet Unggul istri pak Mansen camat Kecamatan Simpang Dua ini memenuhi janjinya kepada anggota KSM PB, Ketua KSM bersama seorang anggota (pak Anten) menerima kunjungan dan sekaligus serah terima bantuan alat tani berupa  sebuah alat semprot dan 22 buah cangkul. Ketua KSM juga mendapatkan materi inovasi kebun sayur untuk kelompok ibu-ibu dengan menggunakan bahan lokal secara lisan. (PA)

Kampanye pentingnya hidup hemat

Foto bersama romo Edu
12 Januari 2013 selama 20 menit (10.00 –10.20) ketika ditemui fasilitator CKK di ruangan tamu pastoran menuai sukses. Pastor paroki Balai Semandang ini dengan senang hati mau membantu kegiatan Community Manage Livelihood Promotion (CMLP)dalam rangka promosi meningkatkan kapasitas kelompok rentan melalui sosialisasi pentingnya hidup hemat pada masyarakat di Giet dan Sei Bansi. Hasil pembicaraan yang hanya memakan waktu tidak sampai setengah jam ini membuahkan jadwal sebagai berikut;  di Giet, Minggu 13 Januari 2013 jam 14.00 sampai selesai. Sedangkan Sei Bansi Minggu 20 Januari 2013 pada  jam yang sama. (PA)

Perkecambahan Pak Sojung Tumbuh Stadium Jarum 95%

Bibit perkecambahan batang bawah
Hasil kunjungan Monitoring fasilitator yang kedua 7 Januari 2013 kepada anggota KSM Pateh Banggi, perkecambahan biji yang paling baik tumbuhnya adalah milik pak Sojung. Pertumbuhannya mencapai 95% dari jumlah populasi biji yang disemaikan sebanyak 400 biji pada bedengan ukuran 0,5 x 1 meter persegi. Pertumbuhan baik itu terjadi dikarenakan mengikuti petunjuk sekolah lapang persemaian; tanah digemburkan, ditimpa pasir setebal 7cm, lakukan persemaian berjarak 1cm antar biji, perawatan dan pemagaran. Sedangkan anggota yang lain ada yang tumbuh 40-80%, hanya 2 orang yang gagal karena terganggu oleh ternak liar, 1 orang tidak mengikuti petunjuk dan 1 orang tidak mengerjakan.(PA)

Pelatihan kembuatan pupuk organik

Proses pembuatan pupuk organik
Sekitar 22 orang anggota KSM Pateh Banggi mengikuti sekolah lapang pembuatan pupuk kompos di halaman SDN 09 Mengkaka pkl.13.00-14.30 oleh fasilitator CKK. Tujuan sekolah lapang ini diberikan agar anggota KSM bisa mengelola dan membuat pupuk kompos sendiri untuk memupuk karet lokal maupun karet unggul nantinya secara berkelanjutan dan tidak bergantung lagi pada pupuk kimia.  Pupuk kompos dari bahan dedaunan dikumpulkan  sebanyak 52 kg, bahannya dicincang bersama di atas sebuah terpal alas pengolahan pupuk, setelah halus semuanya, bahan tersebut disiram dengan kadar air 60%, kemudian dicampur dengan bahan pengaktif mikroba (50 cc Em 4 dilarutkan dengan air 4 liter serta 50 cc air gula merah). Cairan larutan 3 unsur tadi disiramkan secara perlahan pada tumpukan daun sambil di aduk-aduk dengan tangan sampai merata. Hasil adonan dipindahkan ke 3 buah karung (tidak ada papan buat kotak penampung).
   Fasilitator mengarahkan pembuatan pupuk organik
Pembuatan pupuk kompos dari bahan kotoran Ternak tidak jadi dilaksanakan karena hujan lebat. Secara teori fasilitator tetap menyampaikan bagaimana cara mengolah pupuk tersebut. Bahan atau material yang digunakan adalah sebagai contoh siapkan 10 kg kotoran ternak sapi yang sudah terurai, campurkan dedaunan yang dicincang secukupnya, siramkan air secukupnya berkisar kadar air 60% dengan tanda terpal tidak tergenang air, siramkan lagi larutan air sebanyak 4 liter ditambah cairan Em 4 dan air gula merah masing-masing 10 cc. Bahan yang suadah tercampur diadon sampai betul betul merata. Setelah dipandang merata campuran bahan tadi diremas sampai terasa megar (tidak terlalu basah), ini menandakan adonan sudah cukup matang. Kemudian hasil adonan dibungkus pakai terpal dengan rapi di tempat yang aman, terhindar dari sinar matahari langsung dan kena curah hujan. Endapkan selama 7 hari dan pupukpun siap digunakan untuk memupuk apa saja. Pada saat hujan, peserta SL memanfaatkan waktu luang saat hujan untuk berdiskusi di teras. Hasil diskusi peserta SL ketika berkumpul diteras Sekretariat. Final pembersihan lahan bersama akan dilaksanakan besok tanggal 09 Januari 2013 sehabis makan siang sepulang menoreh. Tanggal 10-11 Januari pemagaran demi keamanan kebun batang bawah dari ternak pada saat SL pembibitan batang bawah.(PA)